Contoh Praktikum Taksonomi Hewan Phylum Porifera

Posted by ahmad mauludinsohih On Friday, June 28, 2013 4 comments

Contoh Praktikum Taksonomi Hewan Phylum Porifera, contoh laporan biologi, morfologi porifera, klasifikasinya,alat dan bahan yang digunakan

contoh praktikum pada taksonomi hewan di phylum Porifera

Acara praktikum ini memiliki tujuan - tujuannya antara lain : 

1. Mengenal beberapa anggota porifera

 Maka kita disini diharapkan untuk bisa tahu, hewan - hewan porifera itu yang mana saja dan lain sebagainya. 

2. Mempelajari Morfologi, tanda - tanda karakteristik dan bagian - bagian dari hewan. dalam arti penting  adalah perolehan suatu identifikasi. 

dengan pengidentifikasian ini, kita dapat mengelompokkan bahwa ini merupakan anggota hewan berpori atau porifera atau bukan. 

Dasar teori  

 Tubuh porifera masih dikelompokkan pada tingkat sellular , yaitu tersusun atas sel - sel yang cenderung bekerja secara mandiri.
jadi kesimpulannya adalah tidak adanya suatu koordinasi antara sel satu dengan sel yang lainnya. 
Porifera termasuk hewan porifera "Diplobastik" =  karena tubuh dari hewan porifera ini terdiri atas 2 lapisan. 2 lapisan itu adalah terdiri atas : 
  1. Sel yang melapisi sebelah luar tubuh disebut : Sel ephitelium Dermal (Dermal Amoebosit)
  2. Sel yang melapisi sebelah dalam tubuh disebut : Sel leher atau choanosit. sel ini adalah sel yang melapisi Spongocoel yang terdiri atas sel sel bersillia.  
  3. Diantara kedua lapisan ini terdapat zat yang tersusun atas gelatin dan disebut dengan Misenkim , dan pada misenkim ini terdapat 3 penyusunnya , yaitu : 
    a. skleroblast : hasil sekresinya berupa spikula
    b. spongioblast : hasil sekeresinya berupa serat sponging
    c. Arkheosit: terdiri atas sel Amoeboid (amoebosit) yang berfungsi dalam proses nutrisi dan, peredaran makanan dan berfungsi dalam reproduksi. 
    Tubuh hewan ini pada permukaannya banyak dijumpai dengan lubang - lubang kecil yang disebut "Prosopil" (ostium) 
Dan Prosopil ini yang merupakan lubang keluar masuknya air dan makanan yang akan menuju ke rongga sentral (Spongocoel) .

Oskulum : Lubang tempat keluarnya air dan sisa makanan, bisa diibaratkan sebagai kloaka.

Pola Saluran Air pada Porifera

Pola salurannya air tidaklah sama, tetapi memiliki fungsi pokok yang sama : Mengalirkan air dari "milieu eksternal" ke "milieu internal" dan sebaliknya. Aliran air tersebut berfungsi sebagai alat transportasi zat makanan dan sisa metabolisme. 

Porifera mempunyai 3 tipe sistem saluran air. (susunan kanal)
  • Ascon, tipe ini sangatlah sederhana. sistem salurannya adalah : dimulai dari Prosopil langsung menuju Spongocoel kemudian air dikeluarkan dari tubuh melalui oskulum.
 contoh Praktikum taksonomi hewan porifera, 
yang mana ini merupakan saluran yang paling simple
Leucoselenia sp
 contoh : Leucoselenia sp 
  • Sycon,  tipe ini sangatlah kompleks. (lengkap). yaitu " dinding spongocoel mengalami pelekukan " / pelipatan sehiingga membentuk saluran horizontal disebut radial kanal. 
Syicon ciliatum
Syicon ciliatum  (Scypa)
Syicon ciliatum  lebih besar dan tampakk perlekukannya
Syicon ciliatum 

Sumber gambar : http://www.discoverlife.org/mp/20p?see=I_MWS93984&res=640
Contoh :  Syicon ciliatum  (Scypa)
  • Leucon atau ragon,  Tipe ini sudah kompleks, hampir sama dengan tipe sycon tetapi radial kanalnya bercabang - cabang seperti pohon.
Contoh : Microctona sp, Euspongia sp.

Klasifikasi Fhylum Porifera

Phylum Porifera dibagi menjadi 3 klasis :

1. Kelas Calcarea 

2. Kelas Hexatinellida

3. Kelas Demospongia

penjelasannya : 
1. Kelas Calcarea
adalah kelas dari hewan porifera yang biasanya hidup pada laut yang dangkal, berukuran sangat kecil dan tidak berwarna atau transparan.
Spikulanya dari bahan karbohidrat, biasanya berbentuk monakson, triakson atau tetrakson. Hidup Soliter atau berkoloni
contoh : Leucosolenia botroides, Sycon ciliatum

2.Kelas Hexatinellida
Pada kelas ini Sponge ini deikenal dengan sebutan sponge gelas karena bentuknya seperti tabung / gelas piala. spikula dari bahan Sillica.
contoh : Euplectella suberea 

3. Kelas Demospongia 
kelas ini hewan poriferanya tubuhnya terdiri atas serabut sponging tanpa skeleton, kadang - kadang dengan spikula dari bahan cilica. Klasis ini terdiri atas beberapa ordo antara lain  : 
a. Ordo tetraxonida
     yang bentuknya bermacam - macam, padat (massife), bercabang atau berbentuk tabung. sistem kanal kompleks.
Contoh : Microciona sp dan Microciona sp (putih)

       Termasuk dalam famili Desmacidoidae.Sponge tegak, bercabang - cabang, kadang - kadang beranastomose.  Secara mmorologi tampak ostium (prosofil) yang merupakan tempat masukknya air dan zat makanan kedalam tubuh dan bertemu dengan spongocoel. Zat makanan diserap diruangan berflagella oleh sel leher (colar cell) pada radian kanal. sistem kanal system leucon.

B. Ordo Keratosa
     sponge ini dari serabut sponging dari zat tanduk. contohnya : Euspongia sp 
Euspongia sp ( coklat kekuningan )
Termasuk dalam famili Spongiidae . tubuh pipih massif, membentuk "jala kecil" sering terdapat pasir atau benda asing lainnya. Sponge ini digunakan sebagai barang komersial. pada tubuh luar tampak ostium dan oskulum. zat makan juga diserap dirongga berflagella melalui choanosit pada radial kanal. sistem kanall : leucon

Alat dan Bahan 
  •  Loupe
  • Awetan specimen Porifera ( Euspongia, Axinellid )
Cara Kerja 
  1. Tulislah klasifikasi lengkap hewan yang diamati
  2. Gambarlah morfologi luar dan beri keterangan lengkap
  3. Gambarlah secara skematis sistem saluran air / system kanalnya. berilah keterangan lengkap. 


4 comments:

Bayu Laksa (バユラクサ) said...

Din, jangan lupa dicantumkan sumbernya ya... :)

Bayu Laksa (バユラクサ) said...

hihihi... :D

Anonymous said...

trimakasih.....

ahmad mauludinsohih said...

sma sama... @bayu oke

Post a Comment